Kain adalah bahan berupa lembaran tipis hasil tenunan dari serat alam maupun buatan yang dipintal menjadi benang sebelum diproses menjadi kain. Proses pembuatan kain melalui teknik tenun merupakan warisan budaya yang masih digunakan hingga saat ini. Setelah proses penenunan, dilakukan quality control (QC) untuk memastikan kualitas kain memenuhi standar produksi, terutama dalam mendeteksi cacat seperti bercak, sobek, atau berlubang. Dalam penelitian ini digunakan mesin penggulung ksin semi otomatis sebagai alat untuk menggulung kain yang digerakkan oleh motor DC. Namun, alat ini masih memiliki kendala berupa selip pada penggulung kain yang berdampak pada optimal dari mesin penggulung kain. Oleh karena itu, dilakukan modifikasi dengan menambahkan bearing, melapisi pipa penggulung dengan isolasi hitam tiga lapis untuk mengurangi selip, serta memperhalus permukaan pipa. Selain itu, ditambahkan speed controller untuk mengatur kecepatan pada motor DC agar sesuai dengan standar industri yaitu 10-15 meter per menit, sehingga operator dapat dengan mudah melakukan pemeriksaan kain secara manual tanpa kehilangan detail. Modifikasi ini diharapkan dapat meningkatkan optimal proses QC kain dan meminimalkan risiko kerusakan kain akibat penggulungan yang tidak stabil.
Tekan ESC untuk menutup