Penelitian ini dilaksanakan untuk mempelajari proses produksi serta mengukur tingkat produktivitas kerja operator pada proses assembly Semi Side Dump Trailer 85 di PT Dian Pandu Pratama. Produktivitas operator merupakan indikator penting dalam mendukung efisiensi proses produksi karena aktivitas kerja yang produktif berpengaruh langsung terhadap pencapaian target operasional perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan work sampling melalui pengamatan langsung terhadap satu operator assembly selama satu hari kerja normal. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas kerja sebanyak 55 kali pengamatan pada waktu yang ditentukan secara acak, kemudian diklasifikasikan ke dalam aktivitas produktif dan non-produktif serta dianalisis berdasarkan persentase produktivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi Semi Side Dump Trailer 85 terdiri atas tahapan fabrikasi body, painting body, assembly, painting akhir, dan quality control yang dilaksanakan secara sistematis sesuai standar perusahaan. Berdasarkan hasil work sampling, operator memiliki 42 aktivitas produktif dan 13 aktivitas non-produktif dari total 55 pengamatan sehingga diperoleh tingkat produktivitas sebesar 76%. Aktivitas produktif didominasi oleh pemasangan hinge, pemasangan body ke frame, tack weld, dan full weld, sedangkan aktivitas non-produktif terutama disebabkan oleh menunggu ketersediaan mesin las, penyetelan ulang mesin las, serta gangguan pada mesin las. Produktivitas operator pada proses assembly tergolong baik, namun masih dapat ditingkatkan melalui peningkatan ketersediaan serta perawatan mesin las untuk mengurangi waktu tidak produktif selama proses produksi.
Tekan ESC untuk menutup