Stroke iskemik disebabkan obstruksi atau penyempitan pembuluh darah arteri otak yang disebut aterosklerosis. Marker aterosklerosis adalah ketebalan tunika intima-media (intima-media thicknessilMT) di pembuluh darah tersebut. Kadar apolipoprotein B merupakan indikator penyakit yang disebabkan aterosklerosis. Penelitian yang ada kebanyakan menghubungkan pengaruh apoB dengan penyakit kardiovaskuler, pengaruh apoB dengan aterosklerosis pada pasien pasca stroke iskemik belum pernah dilakukan. Tujuan: Membuktikan adanya hubungan antara kadar apolipoprotein B dengan aterosklerosis arteri karotis interna yang dilihat dari ketebalan tunika intima-media pada pasien pasca stroke iskemik. Metode: Penelitian cross sectional, dilaksanakan di Poli Saraf RSUP Dr. Kariadi Semarang, periode Desember 2010-Februari 2011. Subyek penelitian adalah pasien pasca stroke iskemik pertama kali yang diambil secara consecutive sampling. Kadar apolipoprotein B diukur dengan menggunakan met ode integra, pemeriksaan ketebalan tunika intima-media arteri karotis interna menggunakan Ultrasonografi Duplek. Hasil: Empat puluh empat pasien pasca stroke iskemikyang me menu hi kriteria inklusi dan eksklusi, terdiri dari pria 22 (50,0%) dan wan ita 22 (50,0%). Dikategorikan aterosklerosis bila ketebalan tunika intima-media >0,9 mm dan terjadi pada 24 subyek (54,6%). Kadar apolipoprotein B tinggi (apoB> 105 mgldl) terdapat sebanyak 25 subyek (56,8%). Hasil analisis uji regresi logistik multivariat yang mengendalikanfaktor lipid (kolesterol, LDL, trigliserid) menunjukkan OR 142, I (p=O,OOOI).
Website ini menggunakan cookie analitik (Google Analytics) untuk memahami cara pengunjung menggunakan layanan kami. Cookie sesi digunakan untuk keamanan login dan tidak memerlukan persetujuan.