Layanan journal yang disediakan oleh Perpustakaan Universitas Gunadarma
| Judul Artikel | : | KAJIAN KAPASITAS LINI PENGOLAHAN INDUSTRI TEH IDTAM ORTODOKS DI PT PERKEBUNAN NUSANTARA VIII KEBUN PASIR NANGKA, CIANJUR STUDY ON THE CAPACITY UTILIZATION OF ORTHODOX BLACK TEA PRODUCTION LINE AT PT. PERKEBUNAN NUSANTARA VIII, PASIR NANGKA, CIANJUR |
|---|---|---|
| Judul Terbitan | : | Jurnal Teknologi Industri Pertanian |
| ISSN | : | 02163160 |
| Bahasa | : | IND |
| Tempat Terbit | : | Bogor |
| Tahun | : | 0000 |
| Volume | : | Vol. 20 Issue 2 0000 |
| Penerbit | : | Asosiasi Agroindustri Indonesia |
| Frekuensi Penerbitan | : | |
| Penulis | : | Sukardi dan Wahyu Gumilar |
| Abstraksi | : | Kapasitas merupakan laju alir maksimum yang dapat dicapai oleh suatu proses produksi dalam suatu satuan waktu. Pada tahun 2007, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII melalui pabrik Pasir Nangka memproduksi sebanyak 2.493 ton teh hitam. Sementara itu, kapasitas optimum pabrik dengan 12 jam kerja per hari dan 303 hari kerja per tahun adalah 3.454 ton. Perbedaan kapasitas optimum dengan produksi aktual ini mengindikasikan bahwa pabrik Pasir Nangka memerlukan upaya-upaya untuk meningkatkan produksi. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) menganalisis tingkat penggunaan kapasitas pabrik, (2) menghitung biaya-biaya yang timbul akibat adanya kapasitas menganggur dan kapasitas non produktif, dan (3) menganalisis altematif perbaikan tingkat utilisasi kapasitas lini produksi. Model analisis kapasitas yang dikembangkan adalah membandingkan kapasitas aktual dengan kapasitas praktek. Tingkat utilisasi pabrik secara keseluruhan ditentukan oleh lini atau unit pengeringan yang bertindak sebagai bottleneck. Tingkat produksi pabrik secara keseluruhan mencapai 72,2% dan yang berstatus produktif hanya 69,0%. Dari kapasitas pabrik yang ada, 3,2% merupakan kapasitas idle dan 27,8% merupakan kapasitas non-produktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa altematif untuk meningkatkan produksi adalah dengan menghilangkan kapasitas idle sehingga kapasitas produktif meningkat dari 69% menjadi 72,2%. Sementara itu altematif meningkatkan produksi pucuk teh akan berpotensi meningkatkan efisiensi kapasitas produktif pabrik sampai 90,8%. |
| Kata Kunci | : | Teh hitam; pabrik; kapasitas; utilisasi kapasitas |
| Lokasi | : | P110 |
| Terakreditasi | : | belum |