Layanan penulisan ilmiah yang disediakan oleh Perpustakaan Universitas Gunadarma
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PADA PRODUK ROTOR DI PT PADMA SOODE INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN METODE STATISTICAL QUALITY CONTROL
ABSTRAKSI :
PT Padma Soode Indonesia merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dibidang penghasil komponen elektronik. PT Padma Soode Indonesia memberikan layanan terintegrasi dimulai dari desain dan fabrikasi perkakas, stamping komponen logam, pemesinan komponen logam presisi, injeksi komponen plastic, sampai prakitan produk atau komponen, menjadi solusi ‘One Stop’ untuk semua kebutuhan suku cadang dan komponen. Perusahaan tersebut tentunya dapat memastikan bahwa produk yang dihasilkan memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan, hal ini tentunya dapat memenuhi salah satu kebutuhan konsumen yaitu produk berkualitas. Pengendalian kualitas merupakan suatu aspek krusila yang ada dalam proses produksi dengan tujuan untuk memastikan produk yang dihasilkan sesuai dengan standar kualitas yang ditetapkan. PT Padma Soode Indonesia sudah difasilitasi sertifikasi oleh ISO 9001 (Sistem Manajemen Mutu) dan ISO 14001(Sistem Manajemen Lingkungan). Metode statistical quality control menjadi pendekatan yang berbasis statistic untuk mengendalikan dan meningkatkan kualitas produk, pada penelitian ini quality control seven tools akan digunakan sebagai alat yang membantu dalam penerapan metode statistical quality control. Penelitian dilakukan di PT Padma Soode Indonesia lebih tepatnya pada produk rotor, dengan tujuan meminimalisir kecacatannya. Penelitian ini mengkaji penerapan quality control seven tools dalam statistical quality control, hal ini menunjukan bagaimana penerapan alat bantu tersebut dalam meningkatkan efektivitas proses produksi, meminimalisir cacat dan meningkatkan kualitas produk itu sendiri. Mengidentifikasi jeni-jenis kecacatan yang terjadi pada produk rotor, melakukan analisis apa saja jenis kecacatannya dan mencari apa yang menjadi penyebabnya atau faktor apa saja yang dapat menyebabkan kecacatan pada produk rotor. Mengolah data kecacatan guna mengetahui jenis kecacatan apa yang perlu diprioritaskan untuk membuat rencana perbaikan, hal ini tentunya guna meminimalisir kecacatan terhadap produk. Ususlan perbaikan berupa 5W+1H yang bertujuan untuk memperbaiki dari faktor yang menjadi penyebab dan dapat meminimalisir hasil yang tidak diharapkan perusahaan. Kecacatan yang sering terjadi ialah produk dengan diameter besar (rotor besar) yang mana disebabkan beberapa faktor seperti operator, mesin dan peralatan, maka dari itu usulan perbaikan memiliki peran agar kecacatan tersebut dapat diminimalisir.