Layanan penulisan ilmiah yang disediakan oleh Perpustakaan Universitas Gunadarma
Analisis Resepsi Mengenai Konten Berbagi Rezeki pada Akun TikTok @ndshvv dalam Membangun Personal Branding
ABSTRAKSI :
Nadya Shavira melalui akun TikTok @ndshvv, dikenal karena konten berbagi rezeki yang diunggahnya. Konten ini tidak hanya memberikan dampak sosial positif, tetapi juga menjadi alat yang efektif dalam membangun personal branding. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana audiens menerima dan menafsirkan konten berbagi rezeki pada akun TikTok @ndshvv, serta mengkaji bagaimana konten tersebut berkontribusi dalam pembentukan personal branding Nadya Shavira dengan merujuk pada delapan konsep personal branding yang dikemukakan oleh Peter Montoya: spesialisasi, kepemimpinan, personalitas, perbedaan, tampilan, daya tarik, relevansi, dan konsistensi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis resepsi, memungkinkan peneliti mengeksplorasi berbagai interpretasi audiens terhadap konten tersebut. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pengikut akun @ndshvv yang mengetahui konten berbagi rezeki tersebut. Teori resepsi Stuart Hall digunakan sebagai kerangka analisis utama, dengan fokus pada bagaimana audiens menafsirkan pesan yang disampaikan dalam tiga posisi pembacaan: dominant-hegemonic, negotiated, dan oppositional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten berbagi rezeki pada akun TikTok @ndshvv berhasil memperkuat delapan elemen personal branding Peter Montoya sehingga membuat audiens memiliki resepsi positif terhadap Nadya. Spesialisasi dan kepemimpinan ditunjukkan pada fokus konten aktivitas sosial, menjadikan Nadya sebagai figur yang dikenal karena kontribusinya dalam berbagi. Personalitas dan perbedaan ditunjukkan melalui pendekatan emosional dan autentisitas yang ia gunakan. Tampilan dan daya tarik dicapai dengan penyajian visual yang menarik dan narasi yang kuat yang memperkuat engagement audiens. Relevansi dan konsistensi terlihat dari pesan moral dan tema yang terus diulang dalam setiap konten berbagi rezeki, menciptakan citra yang kohesif dan mudah diingat di mata audiens.