Penelitian ini berfokus pada analisis semiotika representasi budaya Suku Osage dalam film "Killers of the Flower Moon." Dengan menggunakan teori semiotika Roland Barthes, penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana identitas budaya Suku Osage dibangun dan disampaikan melalui elemen visual dan naratif dalam film. Suku Osage, yang terkenal karena kekayaan yang diperoleh dari minyak di tanah mereka, menjadi subjek kajian yang menarik, terutama dalam konteks ketidakadilan yang mereka alami. Analisis ini menekankan pentingnya tanda dan simbol, dalam menyampaikan narasi budaya melalui film. Melalui pemeriksaan adegan dan dialog tertentu, penelitian ini berusaha untuk mengidentifikasi makna denotatif, konotatif, dan mitos yang terkandung dalam film, serta bagaimana elemen-elemen tersebut membentuk pemahaman penonton tentang budaya Osage. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai peran film sebagai media untuk representasi budaya yang dapat mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap kelompok minoritas. Penelitian ini juga menyoroti bagaimana representasi media dapat meningkatkan kesadaran dan penghargaan terhadap keberagaman budaya. Dengan menganalisis film "Killers of the Flower Moon," diharapkan dapat membuka ruang diskusi yang lebih luas tentang tantangan yang dihadapi oleh Suku Osage dalam merepresentasikan identitas mereka di media arus utama. Penelitian ini tidak hanya berkontribusi pada pemahaman tentang budaya Suku Osage tetapi juga pada pengembangan teori semiotika dalam konteks film dan budaya
Tekan ESC untuk menutup