Layanan penulisan ilmiah yang disediakan oleh Perpustakaan Universitas Gunadarma
DINAMIKA KOMUNIKASI DALAM KEBERTAHANAN KOMUNITAS BUDAYA BETAWI DI CONDET
ABSTRAKSI :
Suku Betawi merupakan kelompok etnis asli Jakarta yang memiliki identitas budaya yang khas. Salah satu daerah yang masih mempertahankan tradisi dan budaya Betawi adalah Condet, Jakarta Timur. Namun, modernisasi, arus pendatang baru, dan perkembangan teknologi telah membawa perubahan dalam pola komunikasi dan kebertahanan budaya komunitas Betawi di wilayah tersebut. Fenomena yang terlihat adalah semakin berkurangnya penggunaan dialek Betawi oleh generasi muda, sementara budaya seperti Tonil dan Palang Pintu masih tetap dilestarikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika komunikasi dalam kebertahanan komunitas budaya Betawi di Condet, khususnya di daerah Kayumanis, dengan menyoroti faktor-faktor yang memengaruhi perubahan tersebut, seperti penggunaan dialek Betawi, pengaruh modernisasi, kehadiran pendatang baru, dan tingkat kesadaran masyarakat terhadap pelestarian budaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan bahasa dan komunikasi Betawi di Condet menghadapi tantangan yang kompleks. Generasi tua masih mempertahankan dialek Betawi dalam kehidupan sehari-hari, tetapi generasi muda cenderung mengadopsi bahasa yang lebih umum digunakan di perkotaan. Selain itu, kemajuan teknologi dan media sosial, khususnya platform seperti TikTok, telah mengubah pola interaksi sosial generasi muda yang lebih berorientasi pada hiburan dan ekonomi digital dibandingkan pelestarian budaya secara aktif. Meskipun demikian, upaya pelestarian tetap dilakukan melalui berbagai kegiatan budaya seperti di Sanggar Betawi Firman Muntaco Condet. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun terjadi penurunan dalam penggunaan dialek Betawi, budaya Betawi di Condet masih bertahan melalui berbagai bentuk ekspresi budaya. Dukungan dari komunitas, tokoh adat, serta pemanfaatan teknologi secara positif menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan budaya Betawi di tengah perubahan zaman. Daftar pustaka (2010-2023)
NOMOR INDUK :
KOMUNIKASI/MA/SSM/4216/2025
PEMBIMBING :
Dr. Sri Nawangsari, SE., MM., M.Ikom
TANGGAL SIDANG :
30/01/2025
TANGGAL PENYERAHAN :
20/09/2025
JENIS PENULISAN :
PENULISAN ILMIAH JENJANG S1 (SETARA SARJANA MUDA / SSM)