Layanan penulisan ilmiah yang disediakan oleh Perpustakaan Universitas Gunadarma
IDENTIFIKASI BAHAYA PADA PROSES PERAKITAN POS PEMANTAU DENGAN METODE HAZARD AND OPERABILITY (HAZOP) DI PT. X
ABSTRAKSI :
Salah satu penyebab terjadinya kecelakaan kerja dengan level ringan dan sedang pada bulan Desember 2022 hingga Desember 2023 adalah faktor manusia yang tidak mematuhi Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3). Hal ini mendorong dilakukannya analisis dan identifikasi potensi bahaya (hazard) di PT. Putra Makmur Arsya untuk mengetahui risiko tertinggi (high risk) hingga terendah (low risk), sehingga dapat dilakukan penanganan yang tepat guna mencegah kecelakaan kerja di masa mendatang. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengindentifikasi potensi bahaya serta menentukan nilai resiko bahaya yang muncul dan juga memberikan solusi perbaikan untuk menangani risiko yang timbul pada PT. X. Berdasarkan hasil penilaian risk level, tingkat tertinggi terdapat pada pengadaan material dan proses perakitan yang menimbulkan paparan debu dengan risiko iritasi mata/kulit serta gangguan pernapasan. Pada pengujian fungsional, potensi bahaya berasal dari jalan licin dan kesalahan pemasangan dengan risiko cedera ringan serta kerusakan material. Hasil persentase tingkat risiko menunjukkan: low risk sebesar 58% (memerlukan pengendalian prosedur rutin sesuai SOP), moderate risk sebesar 42% (memerlukan pelatihan dan perbaikan segera terjadwal), dan high risk sebesar 0% (memerlukan perbaikan segera seperti kontrol kesehatan sebelum bekerja dan penggunaan APD).