Layanan penulisan ilmiah yang disediakan oleh Perpustakaan Universitas Gunadarma
Komunikasi Interpersonal Pasangan Muda Pasca Kelahiran Anak Pertama yang Mengalami Baby Blues di Jakarta Selatan
ABSTRAKSI :
Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika komunikasi interpersonal pasangan muda pasca kelahiran anak pertama yang mengalami baby blues di Jakarta Selatan. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana pasangan berinteraksi melalui komunikasi verbal maupun nonverbal, serta bagaimana dukungan emosional, keterbukaan, empati, sikap positif, dan kesetaraan berperan dalam menjaga keharmonisan rumah tangga. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap tiga pasangan muda serta seorang ahli psikologi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehadiran anak pertama membawa perubahan signifikan pada pola komunikasi pasangan. Banyak pasangan mengalami ketegangan emosional, terutama karena kurangnya dukungan, ketidaksetaraan peran, serta campur tangan pihak keluarga besar. Dukungan suami terbukti menjadi indikator paling kuat dalam mengurangi gejala baby blues, sedangkan kesetaraan peran masih menjadi titik lemah yang memicu rasa terbebani pada istri. Temuan ini menguatkan pandangan DeVito bahwa komunikasi interpersonal efektif ditopang oleh keterbukaan, empati, sikap positif, dukungan, dan kesetaraan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kualitas komunikasi interpersonal sangat menentukan kondisi emosional pasangan muda pasca melahirkan.