ABSTRAKSI :
Rony Rama Senda Mempelajari dan Menguraikan Elemen Gerakan Kerja yang Dilakukan oleh Operator Pengepakan di PT. Mangul Jaya dengan Menggunakan Basic Method Time Measurement (MTM-1). PI, Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Gunadarma, 2014. Kata Kunci: Operator, Gerakan Kerja, TMU. (xi + 32 + Lampiran) Ergonomi merupakan suatu cabang ilmu pengetahuan yang digunakan untuk memanfaatkan informasi-informasi mengenai sifat, kemampuan dan keterbatasan manusia untuk merancang suatu sistem kerja sehingga orang dapat hidup dan bekerja pada sistem itu dengan baik, yaitu mencapai tujuan yang diinginkan melalui pekerjaan itu dengan ENASE (Efisien, Nyaman, Sehat, Efektif). Pekerjaan yang dilakukan oleh seorang operator, tentunya melakukan gerakan-gerakan. Operator biasanya melakukan gerakan-gerakan yang tidak diperlukan dalam menyelesaikan suatu pekerjaan. Gerakan-gerakan yang tidak diperlukan dapat diminimalisir dengan menguraikan, menganalisis, dan memperbaiki gerakan dengan menggunakan salah satu metode yaitu MTM-1 (basic methods time measurement). Metode MTM-1 ini adalah metode dengan pengukuran waktu secara tidak langsung dengan cara menguraikannya ke dalam tabel bagan analisis gerakan. Menguraikannya ke dalam tabel bagan analisis gerakan, maka dapat diketahui gerakan-gerakan kerja yang tidak diperlukan. Gerakan yang dianalisis dan diperbaiki dengan menggunakan metode MTM-1 ini, maka dapat meminimalisir waktu dalam mengerjakan suatu pekerjaan. Pengamatan yang dilakukan yaitu pada operator bagian pengepakan PT. Mangul Jaya. Hasil pengamatan yang telah dilakukan terhadap operator bagian pengepakan PT. Mangul Jaya adalah terdapat 9 elemen gerakan kerja yang dilakukan oleh operator, yaitu menjangkau atau reach (R), membawa atau move (M), memutar atau turn (T), memegang atau grasp (G), mengarahkan atau position (P), melepas atau release (Rl), perpindahan mata atau eye travel (ET), memfokuskan mata atau eye focuss (EF), dan menahan atau apply preasure (AP). Proses pengepakan sepatu yang telah diamati memiliki nilai total TMU sebesar 544,2 TMU. Nilai TMU tersebut dikonversikan ke detik yaitu sebesar 19,5912 detik. Proses pengepakan dilakuakn tentunya terdapat berbagai kelonggaran dengan nilainya sebesar 15% dan dikalikan dengan faktor konversi adalah sebesar 2,9387 detik. Faktor konversi dan kelonggaran yang telah diketahui, maka akan didapatkan waktu pada proses pengepakan sepatu yaitu sebesar 22,5299 detik. Daftar Pustaka (1992-2013)