REPOSITORY

Layanan penulisan ilmiah yang disediakan oleh Perpustakaan Universitas Gunadarma

PENGARUH TEMPERATUR TERHADAP PROSES FERMENTASI PEMBUATAN BIOETANOL

ABSTRAKSI :
Proses fermentasi adalah proses untuk mengubah glukosa menjadi etanol dengan menggunakan yeast (ragi). Pada penelitian ini dilakukan proses fermentasi bioetanol dengan menggunakan tabung fermentor. Di tabung fermentor ditancapkan termometer jenis digital gunanya untuk mengetahui suhu di dalam tabung fermentor. Bahan-bahan yang digunakan dalam proses fermentasi ini adalah gula pasir, urea, npk, ragi, air. Proses fermentasi dilakukan selama 1-2 minggu. Proses fermentasi bioetanol dilakukan beberapa tahap. Tahap pertama dilakukan di dalam ruangan, sedangkan proses fermentasi tahap kedua dilakukan di luar ruangan. Dalam proses fermentasi ini di hitung kadar alkoholnya dengan menggunakan alkoholometer. Dari hasil pengamatan yang dilakukan , proses fermentasi di luar ruangan lebih cepat selama 1 minggu sudah bisa di hitung kadar alkoholnya sebesar 9 %, sedangkan proses fermentasi di dalam ruangan membutuhkan waktu selama 2 minggu untuk mendapatkan 9 % alkohol. Proses fermentasi di luar ruangan lebih cepat dikarenakan karena pengaruh temperatur. Semakin panas suhu udara semakin cepat proses fermentasinya. Perhitungan pada dinding bagian dalam tabung fermentor di proses fermentasi di dalam ruangan suhu yang mengalir pada dinding bagian dalam tabung fermentor sebesar 28.56 0C, sedangkan untuk fermentasi di luar ruangan suhu yang mengalir pada dinding bagian dalam fermentor sebesar 36.85 0C.
NOMOR INDUK :
FTI/IC/JURNAL/00005/2012
PEMBIMBING :
Dr. Ir. Ahmad Indra S. & Ridwan, ST. MT.
TANGGAL SIDANG :
02/04/2011
TANGGAL PENYERAHAN :
22/04/2011
JENIS PENULISAN :
JURNAL
BERKAS PENULISAN
JURNAL