ABSTRAKSI :
Proyek pembangunan Gedung Universitas Bunda Mulia – Tower 2, berlokasi di Jalan Jalur Sutera Barat Kav. 5 & 7 Alam Sutera, Tangerang, Banten. Gedung Universitas Bunda Mulia – Tower 2 memiliki luas area ±91.449,68 m2 dan tinggi bangunan ±110.600 mm. Gedung Universitas Bunda Mulia – Tower 2 terdiri dari 2 lantai basement, 11 area parkir, 1 lantai tempat olahraga, 5 Lantai kantor, dan 8 lantai kampus. Konstruksi proyek dimulai pada februari 2021 dan diharapkan selesai pada september 2022. PT. Perkasa Internusa Mandiri selaku pemilik, PT. Pulauintan sebagai kontraktor utama dan PT. Jaya Construction Management selaku konsultan pengawasan. Dengan nilai kontrak sebesar ±Rp.216.000.000.000,00. Pembangunan gedung bertingkat seperti apartemen, kampus dan kantor selalu menggunakan pondasi rakit dalam konstruksinya. Pondasi rakit memegang peranan yang sangat penting untuk menahan beban konstruksi yang berat. Metode pelaksanaan pondasi raft pada proyek pembangunan Gedung Universitas Bunda Mulia – Tower 2 terdiri dari penentuan as raft, pemasangan bekisting, pabrikasi tulangan, pemasangan tulangan raft, check list tulangan, pemasangan tenda raft, pengecoran raft, dan curing. Kebutuhan tulangan pada pondasi raft basement 2 grid – as EF.1 – 3 dimana kebutuhan tulangan utama layer 1 – 5 adalah sebesar 888 batang, Kebutuhan tulangan extra layer 3 adalah sebesar 23 batang, total besi/tulangan terpasang utama layer 1 – 5 adalah sebesar 56.059,08 kg, total besi/tulangan terpasang extra layer 3 dalah sebesar 966,75 kg, sehingga jumlah total kebutuhan tulangan pada pondasi raft basement 2 grid – as EF.1 – 3 adalah sebesar 911 batang dan besi/tulangan terpasang 57.025,83 kg