REPOSITORY

Layanan penulisan ilmiah yang disediakan oleh Perpustakaan Universitas Gunadarma

SANGGAR KEBUDAYAAN BETAWI DI KAWASAN WADUK SETU CIPAYUNG JAKARTA TIMUR

ABSTRAKSI :
Damanik dan Weber (2006) menyatakan bahwa, ide dasar pembangunan berkelanjutan adalah kelestarian sumberdaya alam dan budaya. Ide tersebut, kemudian diturunkan ke dalam konsep pariwisata berkelanjutan. Artinya adalah pembangunan kompenen pariwisata (atraksi, aksesibilitas, amenitas) yang bertujuan untuk memberikan keuntungan optimal bagi masyarakat setempat dan kepuasan optimal bagi wisatawan dalam jangka panjang. Destinasi wisata yang memiliki konsep pariwisata berkelanjutan dapat terwujud dengan mengembangkan potensi kawasan terbengkalai di daerah perkotaan menjadi destinasi wisata baru, khususnnya kota Jakarta. Buktinya yang terlihat dalam RPJMD Provinsi DKI Jakarta 2017-2022 yang menetapkan Kecamatan Cipayung menjadi kawasan Eco wisata karena memiliki wujud karakteristik geografi yang relatif lebih hijau dan memiliki riwayat penyelenggaraan festival kebudayaan Betawi. Selain itu kecamatan ini telah terhubung dengan jaringan transportasi umum sehingga memenuhi komponen kedua yaitu, aksesibilitas. Dan salah satu lokasi potensial yang dapat dikembangkan yaitu kawasan Waduk Setu yang berfungsi sebagai tempat penampungan air disaat musim hujan dan pengendali banjir. Selain itu walaupun memiliki fasilitas terbatas., di kawasan ini juga telah berlangsung berbagai kegiatan wisata budaya dan hiburan yang diadakan secara sukarela oleh masyarakat setempat dan berdampak sangat baik dengan pertumbuhan ekonomi pengusaha kecil menengah. Sekaligus menjadi sarana pertunjukan kebudayaan bagi berbagai komunitas kebudayaan dan kesenian Betawi dan kesenian lainnya di kelurahan Setu dan Jakarta Timur pada umumnya. Sehingga dengan diadakannya tugas akhir perancangan kawasan waduk Setu menjadi sanggar kebudayaan Betawi ini dengan tema bangunan hijau, diharapkan kawasan tersebut dapat berkembang secara social, budaya, ekonomi dan memiliki ciri khas sebagai salah satu bagian kawasan Eco Wisata di Kecamatan Cipayung serta menjadi salah satu alternatif wisata alam perkotaan sehingga wisatawan mendapatkan pengalaman berbeda dibandingkan wisata perkotaan pada umumnya. Sekaligus sebagai wujud destinasi wisata dengan konsep pariwisata berkelanjutan.
NOMOR INDUK :
FTSP/TB/SKRIPSI/1165/2023
PEMBIMBING :
Ir. Irina Mildawani, MT. PhD
TANGGAL SIDANG :
25/02/2023
TANGGAL PENYERAHAN :
26/06/2023
JENIS PENULISAN :
SKRIPSI
BERKAS PENULISAN
PERNYATAAN ORIGINALITAS & PUBLIKASI
KATA PENGANTAR
DAFTAR TABEL
DAFTAR GAMBAR
BAB I
BAB II
BAB III
BAB IV
BAB V
BAB VI
BAB VII
DAFTAR PUSTAKA
PARAF & STEMPEL LEMBAR PENGESAHAN
DAFTAR ISI
LAMPIRAN DAN DOKUMEN LAIN
COVER PENULISAN
ABSTRAKSI (BAHASA INDONESIA)
DOKUMEN PRESENTASI SIDANG
JURNAL
JURNAL WORD (.doc/.docx)