Industri batu bara global masih berperan penting dalam pemenuhan energi dunia, namun dihadapkan pada tekanan transisi energi dan isu lingkungan. Lonjakan harga batu bara global pada 2022 meningkatkan kinerja keuangan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk, tetapi penurunan harga sejak 2023 kembali menekan pendapatan dan laba perusahaan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja keuangan perusahaan dengan menggunakan analisis rasio keuangan sebagai dasar pengambilan keputusan investasi saham pada tahun 2021-2024. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Data yang diolah merupakan data sekunder berupa data keuangan. Data sekunder yang dimaksud diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan dari tahun 2021-2024 yang disajikan di web resmi perusahaan. Teknik analisis yang digunakan adalah rasio keuangan berupa rasio pasar, likuiditas, solvabilitas, profitabilitas, dan aktivitas. Berdasarkan hasil analisis dari penelitian ini adalah Rasio Likuiditas dinilai sangat baik dilihat pada tahun 2021-2024, hal itu terlihat dari Current Ratio, Quick Ratio, dan Cash Ratio. Rasio Profitabilitas dinilai baik dilihat pada tahun 2021- 2024, namun masih berfluktuasi. Rasio Solvabilitas dinilai baik dan semakin sehat dilihat dari ketergantungannya dengan utang. Rasio Aktivitas mengalami penurunan pengelolaan persediaan dan aset di akhir periode 2024. Rasio Pasar dinilai melemah di akhir periode 2024, tetapi penilaian sahamnya juga membaik. PBV yang berada di sekitar atau di bawah 1 serta PER yang rendah mengindikasikan bahwa saham perusahaan berada pada kondisi undervalued. Dengan mempertimbangkan dukungan rasio keuangan lainnya tersebut, investasi saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk masih layak dipertimbangkan dalam jangka panjang, khususnya bagi investor yang berorientasi pada nilai dan stabilitas.
Tekan ESC untuk menutup