Doomscrolling merupakan tendensi kompulsif untuk mengonsumsi berita negatif di media sosial, salah satu media sosial tersebut adalah X yang memuat banyak berita negatif, menjadi salah satu fenomena meresahkan yang dialami oleh Generasi Z dan berpotensi menimbulkan kecemasan eksistensial berupa kegelisahan dalam memaknai hidup, ketakutan mendalam pada konsekuensi pilihan hidup, dan keraguan pada diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara empiris mengenai hubungan doomscrolling dan kecemasan eksistensial pada Generasi Z pengguna media sosial X. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif menggunakan skala Existential Anxiety Questionnaire yang disusun oleh Weems, Costa, Dehon, dan Berman (2004) berdasarkan dimensi kecemasan eksistensial Tillich dengan modifikasi menjadi skala Likert oleh To dan Chan (2016). Skala doomscrolling yang disusun oleh Sharma dkk., (2022) berdasarkan faktor tunggal dan telah diadaptasi ke bahasa Indonesia oleh Rospita, Akhrani, dan Yusainy (2026). Adapun sampel dari penelitian ini adalah Generasi Z pengguna media sosial X yang secara sengaja mencari berita negatif di X. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan aplikasi Statistical Product and Service Solution (SPSS) ver. 25.0 for windows.
Tekan ESC untuk menutup