Perceraian orang tua merupakan pengalaman keluarga yang dapat memberikan dampak terhadap perkembangan psikologis dan relasi interpersonal anak hingga memasuki masa dewasa awal. Pengalaman konflik dan perubahan struktur keluarga dapat memengaruhi rasa aman, kepercayaan, serta cara individu membangun dan mempertahankan hubungan interpersonal. Pada masa dewasa awal, attachment style menjadi penting karena individu mulai membangun hubungan interpersonal dan romantis yang lebih dekat serta stabil. Attachment style terdiri atas empat tipe, yaitu secure attachment, anxious-preoccupied attachment, fearful-avoidant attachment, dan dismissive-avoidant attachment. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran attachment style pada dewasa awal yang memiliki orang tua bercerai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah individu dewasa awal berusia 20–40 tahun, baik laki-laki maupun perempuan, yang memiliki orang tua bercerai. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dengan metode snowball purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode survei melalui kuesioner dengan skala Likert. Attachment style diukur menggunakan Attachment Style Questionnaire (ASQ) yang disusun berdasarkan Feeney, Noller, dan Hanrahan (1994), yang terdiri atas empat tipe attachment style. Data penelitian akan dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa frekuensi, persentase, mean, dan standar deviasi untuk memperoleh gambaran kecenderungan attachment style pada dewasa awal dengan orang tua bercerai.
Tekan ESC untuk menutup