Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris hubungan antara regulasi emosi dan ruminasi pada wanita dewasa awal yang mengalami catcalling di tempat kerja. Pengalaman catcalling dapat menimbulkan berbagai reaksi emosional negatif, seperti marah, malu, cemas, dan tidak nyaman. Pengalaman tersebut juga dapat memicu ruminasi, yaitu kecenderungan untuk memikirkan kembali pengalaman negatif secara berulang. Regulasi emosi diduga memiliki hubungan dengan tingkat ruminasi pada individu yang mengalami pengalaman tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian terdiri dari wanita berusia 18–40 tahun yang sedang bekerja dan pernah mengalami catcalling di tempat kerja. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah nonprobability sampling dengan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang terdiri dari Skala Regulasi Emosi berdasarkan aspek-aspek Gross (2014) dan Ruminative Thought Style Questionnaire (RTSQ) yang diadaptasi oleh Kovács dkk. (2021). Analisis data dilakukan menggunakan teknik korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan IBM SPSS Statistics 27. Hipotesis dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan negatif antara regulasi emosi dan ruminasi, yaitu semakin tinggi regulasi emosi, semakin rendah ruminasi, dan sebaliknya.
Tekan ESC untuk menutup