Bedtime procrastination merupakan perilaku sengaja menunda waktu tidur dari jadwal yang telah ditetapkan sendiri tanpa adanya faktor eksternal yang menghalangi, meskipun individu telah mengetahui dampak buruk dari tindakannya tersebut. Salah satu faktor psikologis yang berkontribusi terhadap perilaku tersebut adalah self-regulation, yaitu kemampuan individu untuk mengelola, mengarahkan, dan mengevaluasi pikiran, perasaan, serta tindakan secara sadar dan sistematis guna mencapai tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris kontribusi self-regulation terhadap bedtime procrastination pada dewasa awal pengguna gadget. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Sampel penelitian adalah individu berusia 18-40 tahun yang memiliki kebiasaan menggunakan gadget pada malam hari minimal 1-2 jam. Variabel bedtime procrastination diukur menggunakan Bedtime Procrastination Scale (BPS) yang disusun oleh Kroese, Ridder, Evers, dan Adriaanse (2014). Variabel self-regulation diukur menggunakan Short Self-Regulation Questionnaire (SSRQ) yang disusun oleh Neal dan Carey (2005). Hipotesis dalam penelitian ini adalah terdapat kontribusi self-regulation terhadap bedtime procrastination pada dewasa awal pengguna gadget.
Tekan ESC untuk menutup