Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengkaji secara empiris serta menganalisis sejauh mana pengaruh literasi keuangan digital, kualitas sistem, dan keamanan siber terhadap tingkat adopsi QRIS. Penelitian ini juga menempatkan kepercayaan sistem pembayaran sebagai variabel pemediasi (intervening), dengan memfokuskan observasi pada wilayah DKI Jakarta. Tahapan pengujian data dijalankan menggunakan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Melalui model pengukuran (outer model) yang meliputi uji convergent validity, discriminant validity, dan reliability, serta evaluasi model structural (inner model) untuk menilai kelayakan model melalui pengujian path coefficient, metrik R-square, Q-square, f-square, dan Goodness of Fit (GoF). Hasil Penelitian ini Menunjukkan bahwa: (1) Literasi Keuangan Digital terbukti berpengaruh secara langsung dan signifikan terhadap Tingkat Adopsi QRIS. (2) Kualitas Sistem memiliki pengaruh langsung terhadap Tingkat Adopsi QRIS. (3) Keamanan Siber memberikan pengaruh secara langsung terhadap Tingkat Adopsi QRIS. (4) Literasi Keuangan Digital berpengaruh secara langsung terhadap Kepercayaan Sistem Pembayaran. (5) Kualitas Sistem terbukti memberikan pengaruh langsung terhadap Kepercayaan Sistem Pembayaran. (6) Keamanan Siber berpengaruh secara langsung terhadap Kepercayaan Sistem Pembayaran. (7) Kepercayaan Sistem Pembayaran memiliki pengaruh langsung terhadap Tingkat Adopsi QRIS.
Tekan ESC untuk menutup