Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola asuh demokratis orang tua terhadap kecerdasan emosional pada siswa kelas VIII di SMPN 28 Depok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling yang melibatkan 140 siswa kelas VIII di SMPN 28 Depok sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala pola asuh demokratis dan skala kecerdasan emosional dengan model skala Likert. Analisis data dilakukan menggunakan teknik regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang sangat signifikan antara pola asuh demokratis orang tua terhadap kecerdasan emosional siswa kelas VIII di SMPN 28 Depok dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05). Nilai koefisien korelasi sebesar 0,550 menunjukkan adanya hubungan positif antara pola asuh demokratis orang tua dengan kecerdasan emosional siswa. Nilai R Square sebesar 0,303 menunjukkan bahwa pola asuh demokratis orang tua memberikan kontribusi sebesar 30,3% terhadap kecerdasan emosional siswa dan sisanya sebesar 69,7% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa kecerdasan emosional dan pola asuh demokratis pada siswa secara umum berada pada kategori tinggi. Dengan demikian, semakin baik pola asuh demokratis yang diterima siswa, maka kecenderungan kecerdasan emosional siswa juga semakin tinggi.
Tekan ESC untuk menutup