Mahasiswa rantau rentan mengalami homesickness, yaitu kondisi emosional negatif berupa kerinduan mendalam terhadap rumah dan kesulitan menyesuaikan diri di lingkungan baru. Sense of belonging, yaitu perasaan diterima dan menjadi bagian berarti dari suatu lingkungan sosial, diduga berperan menurunkan tingkat homesickness tersebut. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh sense of belonging terhadap homesickness pada mahasiswa rantau, dengan hipotesis terdapat pengaruh di antara keduanya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan subjek mahasiswa rantau aktif dari luar Pulau Jawa yang berkuliah di Pulau Jawa, dipilih melalui purposive dan snowball sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring menggunakan skala Homesickness (Sinantia dkk., 2024) dan Sense of Belonging Instrument (Hagerty dkk., 1995). Hasil penelitian diharapkan berkontribusi secara teoretis bagi psikologi sosial dan pendidikan, serta menjadi dasar upaya pencegahan homesickness melalui penguatan sense of belonging.
Tekan ESC untuk menutup