PENERAPAN TAXONOMI BLOOM DAN MODEL PEMBELAJARAN PEER TO PEER DALAM SISTEM PEMBELAJARAN E-LEARNING PADA PERGURUAN TINGGI UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI
Hernama* ISSN 19797001 Vol.12 No.1 · 0000
Abstrak
Taxonomy Bloom yang digunakan dalam artikel ini adalah Taxonomy Bloom yang telah direvisi dimana Taxonomy Bloom tersebut merupakan multi-model berjenjang yang mengklas ifikasi aspek pola berfikir kognitif yang terdiri dari enam aspek, yakni pengetahuan atau ingatan, pemahaman, penerapan, analisis, evaluasi, dan daya cipta, disamping itu ranah pengetahuan terdiri atas: faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif . Taxonony Bloom digunakan sebagai dasar untuk perencanaan proses belajar mengajar yang tertuang dalam tujuan kurikulum, maupun tujuan instruksional. E-Iearning merupakan sistem pembelajaran yang memanfaatkan teknologi informasi atau sering disebut berbasis web. Konten dari e-Iearning yang memuat materi serta tugas-tugas mahasiswa didasarkan pada tujuan instruksiona yang tertuang dalam satuan acara perkuliahan (SAP) yang berdasarkan pada prinsip taxonomy bloom. Walaupun E-Iearning diterapkan tidak serta merta mengubah paradigma lama dalam proses belajar mengajar, yaitu dosen sebagai knowledge center, untuk mengubah itu dan menjadikan mahasiswa sebagai titik pusat pengetahuan dengan arahan dan bimbingan dosen diperlukan metode pembelajaran peer to peer. Sehingga tujuan dari pendidikan dapat tercapai yaitu terjadinya peningkatan kemampuan dari mahasiswa dengan melalui keaktifan mahasiswa itu sendiri dalam mencari pengetahuan, sehingga tantangan dunia pendidikan di era globalsasi dapat terjawab.
Website ini menggunakan cookie analitik (Google Analytics) untuk memahami cara pengunjung menggunakan layanan kami. Cookie sesi digunakan untuk keamanan login dan tidak memerlukan persetujuan.