Kemajemukan masyarakat menjadi faktor pendorong utama bagi penerapan sistem multipartai di Indonesia. Perjalanan sistem multipartai di Indonesia mengalami dinamika dan gejolak seiring dengan perjalanan demokrasi. Akan tetapi, penerapan sistem multipartai di Indonesia ternyata tidak diiringi dengan institusionalisasi partai politik yang baik. Institusionalisasi partai politik yang buruk seakan telah menjadi bagian inheren dari sistem multipartai di Indonesia, terutama masa reformasi. Tidak semua partai politik mampu memberikan kontribusi positif bagi perkembangan demokrasi di Indonesia. Padahal, partai politik yang kuat dan terinstitusionalisasi merupakan bagian tidak terpisahkan dari ikhtiar pembangunan dan pematangan demokrasi di Indonesia.
Website ini menggunakan cookie analitik (Google Analytics) untuk memahami cara pengunjung menggunakan layanan kami. Cookie sesi digunakan untuk keamanan login dan tidak memerlukan persetujuan.