ABSTRAK Perkembangan Industri hiburan Thailand di Indonesia telah menumbuhkan komunitas penggemar yang dikenal sebagai Thai Enthusiast, yang aktif mengikuti berbagai aktivitas fandom seperti menonton serial, membeli merchandise, hingga menghadiri konser. Tingginya keterlibatan tersebut kerap memunculkan kecemasan akan tertinggal dari aktivitas atau informasi yang sedang berlangsung dalam komunitas, atau yang dikenal dengan istilah fear of missing out (FOMO), yang diduga berkaitan erat dengan kuatnya identitas sosial yang dimiliki individu terhadap kelompoknya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris kontribusi antara identitas sosial dengan fear of missing out (FOMO) pada Thai Enthusiast. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear sederhana. Partisipan penelitian adalah Thai Enthusiast berusia 20 hingga 27 tahun yang aktif mengikuti perkembangan artis Thailand di media sosial. Data dikumpulkan menggunakan dua alat ukur, yaitu Fear of Missing Out Scale (FoMOS) yang mengukur aspek relatedness dan self, serta skala identitas sosial yang disusun berdasarkan aspek harga diri, keanggotaan kelompok, favoritisme kelompok, dan respons terhadap ancaman identitqas kelompok. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menunjukkan bahwa identitas sosial memberikan kontribusi signifikan terhadap fear of missing out pada Thai Enthusiast.
Tekan ESC untuk menutup