Kualitas udara dalam ruangan rumah sakit berpengaruh langsung terhadap pemulihan pasien dan keselamatan tenaga medis. Penelitian ini bertujuan merancang sistem pemantauan kualitas udara indoor berbasis Internet of Things (IoT) dan menganalisis mutu udara di RSU Aulia secara real-time. Sistem dibangun menggunakan mikrokontroler ESP32 yang terhubung dengan empat sensor, HDC1080 (suhu dan kelembapan), SGP30 (TVOC dan eCO_2), GP2Y1010AU0F (PM_2.5), serta sensor MEMS CO. Data dikirimkan ke Firebase Real-time Database via Wi-Fi dan ditampilkan pada dashboard website yang dapat diakses melalui tautan https://monitoring-rsuaulia.web.app/, serta dilengkapi indikator status mutu udara, logging data otomatis, cetak laporan PDF, dan alarm buzzer. Hasil pengujian black-box menunjukkan fungsionalitas sistem berjalan 100%. Pengujian di Ruang UGD menunjukkan parameter suhu, kelembapan, PM_2.5 (0,00" " μ〖"g/m" 〗^3), eCO_2 (420"--" 475" ppm" ), dan TVOC (14"--" 67" ppb" ) berada pada kategori aman. Namun, terdeteksi fluktuasi kadar gas CO mencapai level WASPADA (10,66" ppm" ) di Ruang UGD serta level BERBAHAYA (>100" ppm" ) di area genset dan halaman depan akibat emisi mesin dan kendaraan. Modul buzzer terbukti responsif memberikan peringatan suara saat polutan melampaui batas aman.
Tekan ESC untuk menutup